Entri Populer

Senin, 20 Desember 2010

FAKTOR-FAKTOR PEMBENTUKAN TANAH

}  Menurut Jenny (1941): 5 Faktor yang mempengaruhi Proses Pembentukan Tanah (Genesis) dan Perkembangan Tanah (Differensiasi Horison), yaitu:
1. Bahan Induk (b) = Batuan Beku, B.Sedimen, B.Metamorf, Bhn.Organik; (mempengaruhi perbedaan dari sifat kimia dan sifat fisik tanah)
2. Iklim (i) = curah hujan dan suhu (temperatur)
3. Organisme (o) atau Jasad Hidup (h) = Tumbuhan & Hewan
4. Relief (r ) atau Topografi (t) : Kecuraman Lereng
5. Waktu (w) = Tingkat Perkembangan (muda, dewasa, tua) dan Umur (dalam tahun)

•Hubungan Tanah dengan Faktor Pembentuknya sbb:
T (tanah) atau S (soil) = f ( b , i , o , r , w )
Faktor-Faktor Pembentukan Tanah

}  Perbedaan Sifat-sifat Tanah yang hanya disebabkan oleh Satu Faktor Pembentuk Tanah, dikenal sebagai:
1.Klimatosekuen:
Perbedaan sifat tanah yang disebabkan hanya pengaruh iklim
2.Biosekuen:
Perbedaan sifat tanah yang disebabkan hanya pengaruh organisme
3.Toposekuen:
Perbedaan sifat tanah yang disebabkan hanya oleh perbedaantopografi
4.Lithosekuen:
Perbedaan sifat tanah yang disebabkan hanya oleh perbedaan Jenis bahan induk
5.Khronosekuen:
Perbedaan sifat tanah yang disebabkan hanya oleh perbedaan Faktor umur
1. BAHAN INDUK
}  Bahan induk mrpk sebagai faktor utama
}  Bahan induk adalah suatu keadaan tanah pada waktu nol (time zero) dari proses pembentukan tanah
Pengaruh Bahan Induk Terhadap Sifat Tanah
}  Tekstur bahan induk mempunyai pengaruh langsung terhadap tekstur tanah muda
}  Permeabilitas bahan induk menentukkan banyaknya air infiltrasi.
}  Cadangan unsur hara di dalam tanah banyak dipengaruhi oleh jenis mineral yang terdapat dalam bahan induk tanah.
}  •Menurut Jenny (1941)
Bahan Induk adalah keadaan tanah pada waktu nol (time zero) dari proses pembentukan tanah
Jenis-jenis Bahan Induk:
1. Batuan Beku 3. Batuan Metamorf
2. Batuan Sedimen 4. Bahan Induk Organik
1.       Batuan Beku:
Adalah bebatuan yang terbentuk dari proses pembekuan (solidifikasi) magma cair.
2.       Batuan Sedimen:
Adalah bebatuan yang terbentuk dari proses pemadatan (konsolidasi) endapan-endapan partikel yang terbawa oleh angin atau air di permukaan bumi.
3.       Batuan Metamorf:
Adalah batuan beku atau batuan sedimen yang telah mengalami perubahan bentuk (transformasi) akibat adanya pengaruh perubahan suhu dan tekanan yang sangat tinggi.
Jenis-jenis Batuan Beku:
•Berdasarkan Tempat Pembekuan Magma, batuan beku dibedakan menjadi :
1. Batuan Beku Dalam (Flutonik)
2. Batuan Beku Gang (Intrusi)
3. Batuan Beku Atas (Ekstrusi / Batuan Vulkanik)
•Berdasarkan kandungan SiO2, batuan beku dibedakan menjadi:
1. Batuan Beku Masam -> kand. SiO2 tinggi : > 65%
2. Batuan Beku Intermedier -> kand. SiO2 sedang : + 55% s/d 65%
3. Batuan Beku Basa -> kand. SiO2 rendah : < 55%
}  Jenis-jenis Batuan Sedimen:
1. Batuan Kapur dan Dolomit -> kand. Ca, Mg > 50%
2. Batupasir -> kand. Pasir > 50%
3. Shale (Serpih) -> Clayshale/Claystone (kand. Liat à banyak)
-> Siltstone (kand. Debu à banyak)

Jenis-jenis Batuan Metamorf:
1. Schist :
Batuan metamorf berbentuk lembar-lembar halus à Schist Mika
2. Gneis :
Batuan metamorf berbentuk lembar-lembar kasar à Granit Gneis
3. Kuarsit :
Batuan metamorf yang terbentuk dari batu pasir
4. Marmer :
Batuan metamorf yang terbentuk dari batu kapur karbonat
}  Bahan Induk Organik :
•Bahan Induk yang berasal dari proses akumulasi penimbunan hutan rawa / vegetasi rawa
•Tanah yang terbentuk disebut: Tanah Organik, Tanah Gambut, Histosol
2. TOPOGRAFI
}  Relief or topografi adalah perbedaan tinggi atau bentuk wilayah suatu daerah termasuk di dalamnya adalah perbedaan kecuraman dan bentuk lereng
}  Topografi mempengaruhi proses pembentukan tanah dgn cara
1.    Mempengaruhi jumlah air hujan yang meresap atau ditahan oleh massa tanah
  1. Mempengaruhi dalamnya air tanah
  2. Mempengaruhi besarnya erosi
  3. Mengarahkan gerakan air berikut bahan-bahan yang terlarut didalamnya dari suatu tempat ke tempat lain.
Pengaruh Lereng
}  Tebal solum tanah
}  Tebal dan kandungan bahan organik di horison A
}  Kanduang air tanah
}  Warna tanah
}  Tingkat perkembangan horison
}  Reaksi Tanah (pH)
}  Kandungan garam mudah larut
3.            Iklim
}  Faktor iklim yang penting dalam proses pembentukan tanah adalah suhu &curah hujan
}  Jenny (1941), Curah hujan tinggi dapat mengakibatkan pH tanah makin rendah, kandungan nitrogen total makin tinggi, kandungan liat makin tinggi.
}  Curah hujan yang efektif adalah curah hujan yang tidak hilang melalui proses evapotranspirasi .
}  Suhu sebagai komponen dari iklim yg merpkn faktor pembentuk tanah bebas (independent)
}  Suhu akan mempengaruhi kecepatan reaksi dalam proses pembentukan tanah
}  Makin tinggi suhu warna tanah makin merah
}  Semakin tinggi suhu maka semakin banyak basa-basa tercuci
}  Semakin tinggi suhu mk kandungan bahan organik dan N semakin berkurang
}  Makin tinggi suhu maka kadar liat tanah semakin tinggi
4.  ORGANISME
}  organisme merupakan faktor terpenting semenjak permulaan pembentukan  tanah.
}  Proses pembentukan tanah dimulai sejak tanaman atau hewan  dpt hidup atas batuan or tanah , dan mengalami proses pelapukan scr kimia
}  PROSES PELAPUKAN :
1.Proses Pelapukan Fisik :
•Proses mekanik yang menyebabkan bebatuan masif pecah –hancur terfragmentasi menjadi partikel-partikel kecil tanpa ada perubahan kimiawi.
•Terjadi karena:-> Perubahan suhu yang drastis (sgt dingin di Kutub dan sangat panas di Padang Pasir)
-> Hantaman air hujan
-> Penetrasi Akar
-> Aktivitas Makhluk Hidup lainnya
2.Proses Pelapukan Kimia:
•Proses Pelapukan yang diikuti terjadinya perubahan sifat kimiawi
•Meliputi:
1.Pelarutan (solubilitasi) 5. Reduksi
2.Hidrasi 6. Karbonatasi
3.Hidrolisis 7. Asidifikasi (pengasaman)
4.Oksidasi

2 komentar: